temanturatea.com

Literasi dan Rencana Aksi Pendidikan Lingkungan Teman Turatea

 


Komunitas Teman Turatea hadir untuk mengatasi masalah sarana dan prasarana pendukung kegiatan pendidikan lingkungan/ekoliterasi anak-anak di Jeneponto. Memangkas ketimpangan pengetahuan dan akses bacaan yang kurang sehingga dapat meningkatkan kesadaran menjaga dan melestarikan lingkungan. Teman Turatea mengemas kegiatan ekoliterasi anak melalui kegiatan Membaca Nyaring, permaianan berbasis buku: Nature Play & Nature Study. Kisah-kisah dalam buku cerita anak dapat menumbuhkan empati dan membuka mata anak beserta para orangtua terhadap masalah lingkungan.

Lepas dari status Kabupaten tertinggal di tahun 2019, masih banyak permasalahan sosial di Jeneponto yang secara tidak langsung berdampak pada rendahnya kesadaran akan nilai lingkungan hidup. Tingkat partisipasi masyarakat sebagai nasabah di Bank Sampah mash rendah. Tingginya jumlah sampah yang terbuang ke perairan laut juga berdampak pada komoditas hasil laut, lembaran/pecahan plastik mulai ditemukan di dalam perut ikan. Dampak kerusakan lingkungan ini perlu aksi nyata pencegahan.

Bentuk pendidikan lingkungan yang telah diterapkan selama ini masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana penunjang. Pengadaan Balla’ Baca (Balla’ dalam bahasa makassar berarti rumah) berikut buku-buku berkualitas bertema pelestarian lingkungan. Sarana prasarana pendukung juga dibutuhkan sebagai pendukung untuk mengemas kegiatan ekoliterasi yang menarik. Penerima manfaat adalah anggota komunitas Teman Turatea yang diantaranya adalah 65 anak mewakili 45 keluarga yang tersebar di Kabupaten Jeneponto.

Pelaksanaan  pendidikan lingkungan ini akan dibagi menjadi 3 tahap. Tahap  pertama adalah pendirian Balla’ Baca berupa pengadaan buku-buku dan sarpras penunjang ekoliterasi. Buku-buku bertema pelestarian lingkungan dapat digunakan dalam kegiatan rutin Membaca Nyaring, permaianan berbasis buku; Nature Play & Nature Study. Kedua, pembukaan Balla’ Baca sekaligus pelatihan cegah, pilah dan olah sampah menjadi kompos. Pendampingan dan monitoring paska pelatihan dilakukan sebagai bentuk implementasi serta aksi sebagai wujud nyata meningkatnya kesadaran anak-anak  dan para orang tua terhadap nilai lingkungan hidup disekitar mereka melalui praktik mengompos di rumah. Tahap akhir program ditandai dengan kegiatan panen kompos peserta, evaluasi dan pembuatan laporan.

Kami berharap dapat mendirikan Balla’ Baca Teman Turatea di BTN Budimulya Kel. Empoang Kec. Binamu Kab. Jeneponto Sulawesi Selatan. Pengadaan buku-buku bertema pelestarian lingkungan dapat digunakan menanamkan pola pikir Sustainable Ethics sedari dini pada anak-anak. Kegiatan Membaca Nyaring buku yang sesuai dengan tema pendidikan lingkungan, berjalan beriringan dengan kegiatan permaianan berbasis buku: Nature Play & Nature Study yang selama ini rutin dilakukan.  Bentuk keberhasilan impementasi kegiatan ekoliterasi dalam kegiatan sehari-hari didukung dengan pelatihan cegah, pilah dan mengolah kompos. Setelah mendapatkan pelatihan, peserta membuat kompos di rumah masing-masing. Melalui praktik ini keluarga dapat mengurangi jumlah sampah yang terbuang ke TPA sebesar 30-60% secara bertahap. Keberhasilan proyek ini juga dapat diukur dengan meningkatnya kesadaran lingkungan hidup Teman Turatea lewat antusiasme dalam kegiatan membaca nyaring, peminjaman buku dan menghitung jumlah kompos hasil sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh 45 keluarga dalam kurun waktu kurang lebih 3 bulan sebanyak 45Kg dengan estimasi asumsi setiap keluarga menghasilkan minimal 1kg kompos.

Posting Komentar